KMPA Ighopala menggelar pembinaan search and rescue (SAR) dalam penanggulangan musibah dan bencana. Kegiatan ini bekerjasama dengan tim badan Sar nasional (Basarnas) Kabupaten Cilacap dan bertempat di auditorium Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, Minggu 12 Maret 2023.
Kegiatan ini ditujukan untuk menumbuhkan jiwa kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dalam kegiatan ini juga dilakukan pelatihan pemindahan korban.
Generasi milenial terhadap lingkungan sekitar pelatihan bermaksud untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan dan keahlian sumber daya manusia pada potensi pencarian dan pertolongan.
Hadir di tengah-tengah acara tim Basarnas Kabupaten Cilacap, Komandan bidang Sari Gopala Yuyun Dwi Ani, ketua umum KMPA Ighopala Ricky Fauzan Nugroho, Sispala dan Mapala se Kabupaten Cilacap serta perwakilan ormawa dan UKM di lingkungan Unugha.
Sebagai pengisi materi Arif Wibowo dari Basarnas Cilacap. Dalam kesempatan ini Peserta mendapatkan bekal beberapa materi meliputi pengetahuan tentang sinergitas potensi Sar dalam penanggulangan musibah dan bencana, ilmu pengantar medical first responder atau MFT, hingga latihan secara langsung cara pemindahan korban bencana.
“Peserta mendapat pelatihan pertolongan benar teknik pemindahan darurat dengan metode blank atau talikan selimut metode shoulder drag atau tarikan bahu dan fire fighter Carry,” kata Arif.
Arif Wibowo pun berharap agar kedepannya kegiatan seperti ini dapat terlaksana kembali dalam arahannya.
Materi selanjutnya disampaikan komandan tim operasi pencarian di lapangan Amin Riyanto. Kali ini peserta dibekali simulasi evakuasi dengan metode pemindahan tidak darurat.
Tim Basarnas juga menghimbau untuk tetap waspada dan siaga serta mematuhi himbauan pemerintah terkait isu-isu bencana. Ini dikarenakan Kabupaten Cilacap termasuk wilayah yang beresiko terjadi bencana.
“ Himpauan bagi masyarakat Cilacap tetap waspada tetap ikuti himbauan dari pemerintah terkait untuk isu isu tsunami yang kemungkinan bisa mengancam warga cilacap dan harus tetap waspada,” tandas Amin Riyanto. (Imam Mustofa Yazid-Tyo Ardian Figo)