Tuesday, October 13, 2026
HomeUncategorizedBERSAMA WARGA CIUPAS, MAHASISWA KKN KELOMPOK 09 UNUGHA BERPARTISIPASI DALAM TRADISI KUPATAN...

BERSAMA WARGA CIUPAS, MAHASISWA KKN KELOMPOK 09 UNUGHA BERPARTISIPASI DALAM TRADISI KUPATAN REBO WEKASAN.

Wanareja – Tradisi Sedekah Kupat menjadi salah satu kearifan lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat di wilayah Cilacap Barat, termasuk di Dusun Ciupas, Desa Madusari, Kecamatan Wanareja. Tradisi yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Rebo Wekasan tersebut turut diikuti oleh mahasiswa KKN Kelompok 09 UNUGHA sebagai bentuk partisipasi sekaligus upaya mengenal dan menghargai budaya yang berkembang di tengah masyarakat.

Kegiatan Sedekah Kupat di Dusun Ciupas dilaksanakan pada Selasa sore, 11 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam tradisi ini, warga secara bergotong royong menyiapkan ketupat yang menjadi bagian penting dalam rangkaian kegiatan. Ketupat yang telah dibuat kemudian digantung pada palang-palang bambu di sekitar perbatasan desa sebagai simbol sedekah yang dapat diambil dan dinikmati oleh masyarakat maupun siapa saja yang melintas.

Selain ketupat yang digantung di perbatasan, warga juga membawa ketupat masing-masing untuk dikumpulkan dan didoakan bersama dalam acara slametan. Setelah doa bersama, ketupat tersebut kemudian disantap bersama dengan lauk-pauk. Kebersamaan dalam menikmati hidangan menjadi salah satu bentuk sederhana dari semangat gotong royong dan mempererat hubungan antarwarga.

Tokoh agama sekaligus tokoh masyarakat Dusun Ciupas, Bapak Manurul Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar masyarakat melalui doa dan sedekah.

“Alhamdulillah kita hari ini dapat berkumpul pada acara slametan kupat dengan wasilah doa menjadi bentuk ikhtiar dan simbol dari kita untuk menangkal bila-i (segala marabahaya) yang diturunkan oleh Allah Ta’ala di hari Rebo Wekasan nanti,” ujar Bapak Manurul Hidayat.

Mahasiswa KKN Kelompok 09 UNUGHA turut berbaur bersama masyarakat dalam pelaksanaan tradisi tersebut. Kehadiran mahasiswa tidak hanya sebagai bentuk partisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memahami secara langsung nilai-nilai budaya, kebersamaan, gotong royong, dan keagamaan yang masih dijaga oleh masyarakat Dusun Ciupas.

Setelah pelaksanaan sedekah kupat pada Selasa sore, rangkaian kegiatan dilanjutkan pada malam harinya dengan pelaksanaan salat tolak bala atau salat Rebo Wekasan di masjid maupun musala masing-masing. Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT.

Tradisi Sedekah Kupat menunjukkan adanya nilai kebersamaan, gotong royong, sedekah, dan doa yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Melalui keterlibatan dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok 09 UNUGHA turut belajar mengenai kearifan lokal sekaligus mendukung upaya pelestarian tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Dusun Ciupas.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments